Senin, 04 Mei 2015

ASHYCP COFFEELATTE


ASHYCP adalah orang yang berhijab ,, Ia hobinya suka menulis artikel tentang cinta cinta dan CINTA

Minggu, 01 Maret 2015

History memories

Jakarta penuh dengan cerita dan derita,,,
Rasa ambisi yang kuat ,, seakan takkan gentar tuk melangkah,, q terjatuh disaat kesendirian ku.. Ku tertawa dan menangis,,  sejauh q melangkah kan kaki ku,, demi tuk gapai masa depan ku,,  ohhhh Jakarta ,, q teriakkkkkk dalam hati ini, q nantikan waktu yang q nanti,,, entah kapan waktu itu kan menghampiri q.. Rasa sakit yang ku rasakan,, tak mampu aku obati,,, dan tak mampu aku hindari..

Terima kasih Jakarta 

Jkt Story by Thirteen 








Selasa, 10 Juni 2014

Power Bank

Tips memilih power bank berikut ini bisa anda
jadikan panduan saat membelinya. Saat ini
power bank memang seakan menjadi perangkat
wajib bagi pengguna smartphone dan gadget
lainnya. Tak heran bila saat ini ratusan merek
power bank sangat mudah dijumpai di pasaran.
Anda bisa memilih model dan kapasitas yang
anda butuhkan. Cermat saat membeli akan
membantu anda mendapatkan power bank yang
berkualitas tinggi. Apa saja tips yang bisa
digunakan dalam pemilihan power bank?
1. Hanya membeli powerbank yang
berkualitas
Jangan mudah tergiur dengan tawaran harga
power bank terlalu murah. Untuk jaminan
kualitas sebaiknya anda hanya membeli power
bank yang memang telah teruji kehebatannya.
Beberapa rekomendasi merek power bank yang
telah dipercaya kehandalannya adalah Sanyo,
Philips, Sony, Panasonic dan sebagainya. Bisa
juga anda memilih merek lainnya, tapi coba
mencari ulasan mengenai produk tersebut atau
testimoni dari pengguna. Sehingga anda bisa
membandingkan merek mana yang sebaiknya
anda beli.
Harga memang tidak bisa bohong. Semakin
tinggi harganya maka akan sebanding dengan
kualitas yang diberikannya. Apalagi bila merek
telah dikenal dan terpercaya, maka anda bisa
mendapatkan kualitas produk yang memuaskan.
Daripada produk murah tapi kinerjanya
mengecewakan dan cepat rusak. Lebih baik
anda bayar sedikit lebih mahal, tapi lebih awet
dan bisa berfungsi dengan optimal. Produk
ternama juga melengkapi layanan purna jual
berupa garansi setidaknya selama satu tahun.
2. Perhatikan sistem output power bank
Sebagian merek power bank tertentu terkadang
tidak mencantumkan arus output yang real,
sehingga proses charging smartphone terasa
sangat lama. Kondisi ini bisa merusak gadget,
karena daya yang keluar lebih besar daripada
yang seharusnya diperoleh baterai gadget
tersebut. Daya yang besar dengan output lebih
besar dari kapasitas memang membuat proses
isi ulang baterai lebih cepat. Sayangnya kalau
sering diterapkan maka bisa menjadikan baterai
cepat rusak. Baterai gadget akan mudah
ngedrop, karena daya tahan baterai berkurang.
Dengan begitu masa pakai baterai menjadi lebih
pendek dan anda harus mengganti baterai
karena sudah tidak nyaman lagi digunakan.
Oleh karenanya jangan sembarangan memilih
power bank, karena gadget kesayangan anda
yang akan menjadi korbannya.
3. Memilih kapasitas power bank yang
sesuai
Besaran kapasitas power bank akan
menentukan seberapa besar daya tampung
listriknya. Saat ini setidaknya tersedia di
pasaran beragam kapasitas power bank mulai
dari 1600 mAh hingga 12.000 mAh. Semakin
besar kapasitasnya maka anda bisa
memanfaatkannya untuk mengisi ulang gadget
berkali-kali. Sebagai contoh smartphone anda
dilengkapi dengan baterai berkapasitas 1500
mAh, maka setidaknya anda memakai power
bank dengan kapasitas minimal 3000 mAh.
Sehingga anda bisa mengisi ulang baterai
smartphone tersebut hingga dua kali.
4. Perhatikan fitur keamanannya
Power bank memang berfungsi dalam menyuplai
listrik ke baterai gadget. Tapi perlu adanya fitur
tambahan yang mendukung faktor
keamanannya. Karena dalam proses pengisian
baterai bisa saja terjadi hal yang tidak
diinginkan, seperti kerusakan baterai, konsleting
listrik dan sebagainya. Untuk mencegah hal
buruk itu, maka setidaknya power bank harus
dilengkapi dengan fitur short circuit protection,
over charge protection dan temperature
protection. Adanya fitur short circuit protection
akan bermanfaat dalam perlindungan gadget
dan power bank dari bahaya terjadinya arus
pendek. Sehingga power bank dan gadget tidak
mengalami kerusakan. Untuk meminimalisir
kondisi ini juga sebaiknya anda selalu memakai
kabel data atau konektor original dari gadget
tersebut. Karena konektor bawaan power bank
terkadang tidak sesuai dengan gadget tertentu.
Fitur over charge protection akan berfungsi
sebagai pelindung gadget agar terhindar dari
ancaman kerusakan saat diisi ulang terlalu lama.
Karean dengan fitur ini akan mematikan arus
listrik dengan otomatis, bila baterai gadget telah
terisi penuh. Sehingga kalau anda ketiduran
atau lupa mencabut konektor power bank, maka
tidak perlu khawatir. Sedangkan fitur
temperature protection akan bermanfaat
sebagai pendeteksi kondisi suhu panas yang
berlebihan ketika proses pengisian baterai.
Sehingga temperatur tetap pada kondisi yang
normal. Berbagai fitur keamanan lainnya
tentunya sangat mendukung penggunaan power
bank anda.
Selain fitur keamanan yang harus ada dalam
sebuah produk power bank, maka anda juga
bisa memperhatikan fitur pendukung lainnya.
Berbagai fitur ini bisa berupa kipas angin mini,
WiFi, lampu senter dan sebagainya. Memang
fitur ini tidak begitu penting bagi sebagian
pengguna. Oleh karenanya anda bisa
menyesuaikan dengan kebutuhan anda.
5. Kenali ukuran dan bobot power bank
Sebagian besar orang ingin memiliki power bank
berkapasitas besar tapi dengan bentuk yang
mungil dan tidak berat. Pemakaian baterai jenis
lithium polymer memang bisa menjadikan
tampilan power bank lebih tipis. Tapi secara
berat tidak begitu berbeda jauh dengan yang
menggunakan teknologi berbeda. Oleh
karenanya anda harus cermat dalam
memperhatikan bobot power bank. Semakin
besar kapasitas maka bobotnya juga semakin
besar. Jadi jangan mudah tergiur dengan power
bank murah dan berkapasitas besar tapi terlalu
ringan bobotnya.